BoyzForum! BoyzForum! - forum gay Indonesia www.boyzforum.com

Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Selamat datang di situs Boyzforum yang diarsipkan oleh Queer Indonesia Archive. Forum untuk komunitas gay Indonesia yang populer ini didirikan pada tahun 2003, dan ditutup pada tanggal 15 Desember 2020.

Forum ini diabadikan untuk kepentingan sejarah. Tidak akan ada konten baru di forum ini. Silakan menikmati forum ini sebagai potongan dari sejarah queer Indonesia.

Sekedar Curhat

1235734

Comments

  • Dan ternyata apa yang saya khawatirkan terjadi juga, Prama semakin asyik dengan dunia dan Hp-nya. Dan suatu saat, dia memutuskan saya, karena merasa tersindir dan tidak berkenan dengan apa yang saya katakan.

    Setelah dia memutuskan saya melalui sms, saya berusaha untuk mencari kegiatan agar pikiran saya tidak terfokus kepada Prama dan apa yang telah terjadi. Saya menyibukan diri dengan berolah raga, dan beruntung ada adik dan teman kantor yang menemani saya sehingga pikiran mengenai Prama tidak selalu muncul. Terkadang Prama masih menghubungi saya, tapi saya berusaha bersikap dingin padanya, agar perasaan saya tidak terluka kembali karena perasaan padanya yang masih sangat dalam.

    Suatu saat Prama datang ke kos saya, dan saya menyambutnya dengan dingin, walaupun dalam hati sangat ingin memeluknya. Dia berniat mengembalikan barang-barang yang dia pinjam dan meminta tolong kepada saya untuk meng-keroki badannya (ketika masih bersama Prama, saya sering melakukan hal ini jika Prama sedang tidak enak badan).

    Saya meng-iyakan permintaanya, walaupun selama melakukannya, saya hanya diam tanpa bertanya apa-apa kepadanya. Setelah selesai, dia pamit untuk pulang, dan saya hanya mengangguk tanpa melihat kepadanya. Prama memaksa agar ditemani ke depan, tetapi saya kembali hanya diam, dan tanpa saya duga, Prama mendekati saya dan memeluk tubuh saya.
  • Saat memeluk saya, Prama meminta maaf kepada saya, dan dia berkata bahwa dia ingin tetap bersama saya dan tidak pernah ada yang bersikap sangat baik atau rela melakukan apapun kepadanya. Saya tidak membalas pelukannya, tetapi ada perasaan nyaman dalam diri ini saat dipeluknya dan perasaan terhadap Prama yang ada dalam hati ini kembali lagi muncul ke permukaan, sehingga tanpa saya sadari air mata telah mengalir deras dari mata saya.

    Prama mengatakan bahwa dia ingin kembali, dan saya berkata kepadanya, apakah dia benar-benar ingin kembali menjalin hubungan dengan saya segala sifat saya. Prama pun mengatakan iya.
  • Walaupun saya telah menjalani kembali hubungan dengan Prama, saya masih merasa takut untuk membuka penuh kembali hati saya. Dulu saat masih menjalani hubungan dengannya pertama kali, saya merasa telah mengorbankan segala yang saya punya agar Prama bahagia dan senang. Saya korbankan waktu dan apa yang saya punya, walaupun saya juga harus mengorbankan perasaan saya karena saya sadar, Prama pernah berkata bahwa selama menjalin hubungan sesama ini, Prama tidak pernah melibatkan dirinya ke dalam kata bernama "Cinta", karena hubungan ini hanya sementara.

    Karena apa yang pernah saya alami sebelumnya dengan Prama, saya mencoba untuk tidak terlibat lebih jauh dengan perasaan saya. Saya berusaha memberikan waktu dan kebutuhan untuk diri saya sendiri, dimana dulu semua saya korbankan demi Prama. Walaupun demikian, saya berusaha untuk tetap memperhatikannya dan selalu setia.
  • Apa yang terjadi selanjutnya, membuat saya berpikir, apakah Prama merasa kurang diperhatikan karena saya berusaha memenuhi waktu dan kebutuhan untuk saya?

    Saya merasa Prama semakin jarang memberikan kabar, jika bertemu terasa semakin sulit, dan merasa bahwa Prama menghindari bertemu saya.
    Saya pun merasa, Prama hanya menghubungi saya jika hanya ada perlu saja, seperti meminjam A atau B atau lainnya.

    Dan semua seakan menjadi terjawab, ketika saya melihat Prama dengan pria lain di kamar kosnya.
  • Saya sengaja datang ke kosnya pada malam hari sebelum hari ulang tahunnya, untuk memberikan kejutan hadiah ulang tahun kepadanya yang mungkin bisa dia gunakan jika dia bepergian saat bekerja. Saya memberikan satu hari sebelum dia ulang tahun karena hari ulang tahunnya jatuh pada hari Sabtu, dan saya khawatir tidak bisa bertemu dengannya pada hari Sabtu atau Minggu karena Prama sudah seperti semakin sulit ditemui pada hari libur.

    Saat saya sampai di depan kamarnya, saya melihat kamarnya tertutup, jendela kamarnya terbuka, dan hanya sandalnya Prama yang berada di depan kamarnya. Saya pun sebelum mengetuk pintu kamarnya, melihat terlebih dahulu ke dalam melalui jendelanya.

    Dan saya melihat ada pria lain di dalam kamarnya, tanpa memakai baju begitu pula dengan Prama. Saya hanya bergetar melihat hal tersebut. Pikiran saya berusaha menenangkan saya, mungkin saja itu saudaranya, tetapi saya berpikir, jika saudaranya pun, tidak mungkin seperti itu dan saudaranya bukan seperti itu.
  • edited January 2012
    Saya hanya diam menatap dari jendela, sambil tetap memegang hadiah yang akan saya berikan. Pikiran saya berkecamuk, apakah saya harus mengetuk atau menympan hadiahnya di depan kamarnya, sebagaimana saya menyimpan oleh-oleh untuknya jika saya habis dari luar kota dengan cara digantung di pintu kamarnya jika Prama sedang tidak berada di kamar kosnya.

    Saya berusaha menenangkan diri saya. Saya mencoba untuk menelepon Prama, tetapi ternyata kedua Hp Prama mati. Pikiran saya tambah berkecamuk, dan akhirnya saya hanya duduk diluar menunggu Prama keluar dari kamar.

    Saya tidak memiliki keberanian untuk mengetuk pintu kamarnya, karena saya tidak ingin mengganggunya.
  • Akhirnya Prama keluar dari kamar kosnya. Prama kaget melihat saya, dan saya segera memberikan hadiahnya. Dia hanya berkata, kenapa saya harus repot-repot membelikannya barang-barang, dan saya mengatakan saya tidak merasa repot dengannya dan ini adalah hadiah ulang tahunnya yang sudah saya siapkan jauh hari. Dan saya pun segera pergi meninggalkannya karena saya tidak ingin air mata ini mengalir ketika berada di depan Prama.
  • Sy sangat bisa merasakan apa yg mas bro rasain.Coz sy jg pernah berada diposisi itu.Bahkan ada kesamaan sikap sy dg mas bro menghadapi masalah seperti ini.cenderung sabar dan berbesar hati.Bedanya,BF sy basicly stright.Sy diduakan dg cewek yg notabene adalah pacar pertamanya.Just More be patient Mas Bro...
  • @cosike sumpah aq bener2 g mau lg pacaran ma cowok, karna q jga pernah ngerasain seperti aph, percintaan d kehidupan PLU..
    TDAK ADA YANG NAMANYA KESETIAN..
    KARNA MEREKA SADAR CINTA INI TAK HARUS MEMILIKI..
    jadi kamu jangan terlalu BERHARAP ada yg namanya kesetian/abadi..
    Kecuali mereka orang2 yg telah berkomitmen, akan menikah ke belanda..
    Dengan tekad and keberanian yg gede..serta mempunya iman agama yg tipis..!!!
  • setuju sangat sama fikry.... sebanyak apapun kata cinta yg keluar dr mulut, kalo dr awal sudah yakin akan ninggalin juga, semua itu gag ada artinya....

    jadi sadari dari awal,, dont take those bullsh**t too much...

    @cosike : cerita cintamu kena karma kali cos... sapa tau doa istri kamu terkabul tu,, kan doa istri teraniaya lebih cepat terkabul... :-).
    in my view, dari semua cerita cinta plu yg sudah kamu ceritakan, terkadang tersirat betapa menderitanya cosike atas cinta yg silih berganyi dan tak tentu tsb, tapi mungkin lebih sakit penderitaan istri cosike yg memberikan hidup dan harta dy yang paling berharga ke cosike.
    appreciate others life, like u appreciate yourself. when u r not appreciate others, hence u r not appreciate urself and this is what happen... :-)
  • kalo boleh gw simpulkan ternyata cowo lebih rumit ya daripada cewe hehe
  • itu mah goblok si pramanya.cma butuh aja sama kmu mas!lgian ngapain si pcaran ma cwo...yg ada cma skit hati.apalagi yg diliat fisiknya aja...moga aja jd pelajaran.untuk kesetiaan pilih cwe.untuk main2 pilih cwo...
  • Cerita yg menyedihkan.....
    Ya kurang lebih sm lah....
    Yg harus di ingat...jgn mudah percaya sm se2orng....tktnya mas di manfaatkan....ak yakin mas baik hati...smg aja mas bs mendpatkan org yg benar2 setia...
    Biuat teman2 yg lain....memang susah mencari Bf yg setia....setia,sayang dan cinta hanya d mulut saja....tp ingaat,tdk smua org seperti itu.....masih ad ko org yg memiliki hati tulus..mencintai bukan karna sesuatu,tp benar karna Cinta....
  • @Ian_sunan yapz saya percaya semua orang pasti mempunyai hati nd cinta yg tulus..
    Tp ingat di dunia PLU apa coba yg di harapkan dlm suatu hubungan seperti ini..??
    Pasti banyak orang2 PLU berpikiran seperti itu.
    Dan ini salah satu ALASANNYA, mereka jarang untk memberikan cinta yg 100% kepada pasangannya..
    Tp saya cuman bisa kasih saran aj sma ka cosike jangan terlalu memberikan 100% cintanya kpda mereka,
    karna mereka jga biasanya sperti itu..

    Itu aj sih pndapat ku..
  • Kisah yang mengharu biru yang ditanggapi sangat baik @fikry18, untuk @cosike, sepertinya sudah semakin larut dalam dunia PLU, anda terlalu baik tapi cenderung lugu, memang kodrat kita dicipptkan sebagai lelaki untuk berpasangan dengan wanita, maslah kestiaan, keturunan dan mengurus diri dan ibadah telah dirancang sedemikian sempurna oleh Tuhan dan alam.

    Sy juga mengalami kisah yang hampir serupa, tak pernah menemukan cinta sejati di dunia PLU, yang ada hanya mengumbar nafsu dan perselingkuhan.. Bahkan meski menikah di Belanda pun mungkin akan selalu diwarnai dengan perselingkuhan..

    Pesan untuk mas cosike, kalau ingin kesetiaan kembalilah pada wanita

    Tapi kalau ingin kenikmatan dan cinta (temporary) jangan berikan hati anda sepenuhnya pada laki-laki. Anggap saja hanya permainan... #inilah rentannya dunia PLU rentan pengkhianatan dan penyakit... Karena jenisx yang sama, juga dominan mempunyai sifat yang sama, superior dan egoistik..

    #wah nyadarin diri sendiri nih kyknya.. Hikz
Sign In or Register to comment.