BoyzForum! BoyzForum! - forum gay Indonesia www.boyzforum.com

Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Selamat datang di situs Boyzforum yang diarsipkan oleh Queer Indonesia Archive. Forum untuk komunitas gay Indonesia yang populer ini didirikan pada tahun 2003, dan ditutup pada tanggal 15 Desember 2020.

Forum ini diabadikan untuk kepentingan sejarah. Tidak akan ada konten baru di forum ini. Silakan menikmati forum ini sebagai potongan dari sejarah queer Indonesia.

Aquascaping: from beginner to advance hobbyist

1246735

Comments

  • @dundileo: crypto itu macemnya banyak jg ya, pusing, gak tau ada brp macem crypto di tank ku :) kayaknya ada 3, yg daunnya gelombang kurus, yg bulet ama yg brown. Tapi semuanya hidup (keluar daun2 baru-nya), emang gampang kok @alco.
    @pandaism88: welcome to the jungle, hehe.. Fotoin trus upload tank mu bro. Semuanya kamu isi moss? Sampe skrng aku masih gak bs bedain java moss sama christmas moss :). Yg aku punya riccardia (spellingnya baru tau diinform sama masternya, hehe..), bentuknya bagus kayak karpet, tapi cmn 1 yg bisa kayak karpet gitu. Yg lainnya kok bentuknya kayak moss biasa, mungkin karena ku serabutin utk misahin jd beberapa potongan yg lebih kecil. Have fun with your tank :)
  • malu lah pasang foto tank kupret gue hahahah....mossnya cman aku taroh di kayu gitu sih. kemaren baru tak tanemin rumput g tau namanya apa lumayan sebulan baru muncul runnernya satu biji :(
  • @pandaism88: gpp bro, pasang aja, tank-ku jg kupret kok, hehe.. Kan trit ini from begginer tuh judulnya :)
  • yadeh nanti ya suatu saat nanti...hahahaha
  • edited October 2012
    @WYATB, coba cek ini http://crypts.home.xs4all.nl/Cryptocoryne/Botanical/alphabet.html
    Ada yang panjang daunnya sampai 1.5m. Tapi nggak semuanya gampang.

    Kalau java moss ijo tua semrawut, kalau christmas moss ijo seger ngetrap2 seperti christmas tree.
  • @dundileo: serasa kembali ke beberapa taun silam kala menghapal nama2 latin utk pelajaran biologi, piuh... btw kayaknya yg kubeli terakhir kok bukan riccardia ya, gak kayak karpet gitu, malah kayak christmas moss, ehm klo bener aku diboongin awas tuh org, gak bakal kujadiin langganan. huh...
  • edited October 2012
    @WYATB, riccardia itu umumnya pendek2 compact, kalau christmas moss panjang2.
    Btw istilah karpet itu = ground cover, tergantung skala setupnya, tapi tanaman sampai ukuran 5-10cm (E. tennelus, C. parva, hairgrass/HG/Eleocharis sp.) juga masih bisa dibilang karpet kalau ditanam rapat untuk menutupi ground yang luas. Kalau untuk medium-nano pakai HC/cuba/Hemianthus sp., dll.
    Btw lagi, kalau mau bikin moss jadi karpet lebih gampang maintainnya kalau nanamnya di potongan2 batu ceper/kasa aluminum/plastik.
  • ouw... ic, kupikir istilah karpet itu yg rapi rapet permukaannya, bukan yg semrawut. wah kalo ujian dpt nol besar ini, hehe..
    btw crypt page nya keren, blom habis tuh liatnya. thx bro @dundileo
  • edited October 2012
    Ya kalau nanamnya rapat dan lightingnya cocok, permukaannya jadi rapi.

    @WYATB, ini ada blog orang Sing sama temannya orang Jepun yang suka hunting crypts di habitat aslinya.
    http://illumbomb.blogspot.com/
    http://cryptoandbetta.blogspot.com/

    Blognya nsutardi http://oncrypts.wordpress.com/
  • edited October 2012
    @WYATB, fyi orang Jepang suka nanam pakai media kokedama (moss ball), kalau Amano punya produk ADA Wabikusa yang bisa dipakai aquascape semi emersed atau submerged. Amano bikin setup di tank Sumida 4meter juga pakai wabikusa untuk stem plant.

  • wadew blog yg kmrn aja blm abis tuh. btw tuh moss ball lucu bgt, itu dimasukin ke tank jg?
    jepun emang kreatif. gbr terakhir apaan tuh bro @dundileo
  • @WYATB, sama aja, itu wabikusa juga. Bisa buat aquatic plant (submerged/dicemplungin), semi emersed atau buat tanaman darat (emersed).

  • ouw... btw blm aktifin YM bro?
  • edited October 2012
    Sekedar sharing, memelihara tanaman air itu sebetulnya gampang asal sabar. Ini contoh yang memakai metode low tech semi-Walstad, tanaman ditanam dalam lunch box plastik isi tanah yang atasnya dilapisi pasir supaya tanah tidak bikin keruh air. Alatnya cuma lampu low wattage (0.25 watt per liter) dan filter mekanis kecil. Tanamannya juga sebiji paling cuma 2000 perak. Tanpa substrat mahal, tanpa dosing CO2, tanpa pupuk tambahan. Ganti sebagian air seminggu sekali. Dalam waktu 5 bulan sudah rimbun.
    @WYATB, @alco, @createsometrouble, @keep, @Yui_yoshioko.

    Tank 1 - November 2006
    ee4f7f90ad4820a1d4d5d0bca2dd4d.jpeg

    Tank 1 - April 2007
    964dc602dda94766d0cb15ce66d384.jpeg
    Sumber: http://www.aquaticplantcentral.com/forumapc/el-natural/39923-el-natural-past-present.html.


    Tank 2 - Agustus 2007
    130d647ab6fa8fa7716c779427ee70.jpeg

    Tank 2 - Januari 2008
    82b8a6c1b0373f533be118510784e2.jpeg
    Sumber: http://www.aquaticplantcentral.com/forumapc/el-natural/47172-78g-el-past-present-part-2-a.html. Gambar terakhir pakai tambahan heater (mungkin waktu winter), tapi kalau di Indonesia nggak perlu.

  • edited October 2012
    @alco, kalau mengacu pada metode Walstad, setelah masa cycle 2-3 bulan (= masa mineralisasi = material organik dalam tanah terurai = parameter air stabil), ganti air cukup 6 bulan sekali. Sisa makanan dan kotoran ikan jadi pupuk bagi tanaman. Tapi ada juga orang yang lebih suka kalau airnya selalu jernih, pristine, dasar tank bersih, makanya tank dibersihkan dan tetap diganti sebagian airnya tiap minggu.
Sign In or Register to comment.