It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!
Copyright 2021 Queer Indonesia Archive. See our Privacy Policy. Contact us at [email protected]
Dengan menggunakan situs ini berarti Anda setuju dengan Aturan Pakai.
BoyzForum.com adalah situs anti pedofilia!
Comments
Sejak aku nyantri dipondok meskipun hanya ngalong,sikap mas indro aka seus indri dan para banci salon pada berubah sama aku.Kalau kebetulan aku mampir ke warteg bude sepulang dari pondok dan ketemu mas indro dkk,mereka cuman senyum sekilas.Aku terus terang agak heran.Waktu kusapa mereka terlihat seperti sungkan.Sejujurnya aku kangen rumpi sama mereka,tapi kesibukan ngaji di pondok terpaksa menghentikan kebiasaaan mengasyikan itu bersama mereka.Tapi kemudian aku tau alasan mengapa mereka seperti itu dari mas dewo.Meski aku selalu nunduk gak mau melihat langsung ke arah mas dewo tiap ketemu,karna rasa maluku lancang grepe2 dia waktu itu,tapi dia tetap aja ramah sama aku,seperti gak pernah kejadian apa pun dikamarnya siang dulu.
'Dik rain keren euy sekarang jadi anak santri'
'Hee iyah mas'
'Betah gak dik disana?'
'Betah mas'
'Belajar apa aja dik?'
'Agama mas'
'Hehe iya juga ya masa belajar masak'
*cuman senyum
'Bapak dik rain emang cepet tanggep'
'Hm?bapak?kenapa sama bapak ku mas?'
'Ya gitu dik,beliau gak mau dik rain terlalu akrab bergaul sama jeng jeng salon itu,makanya adik disuruh nyantri'
'Woah?bapak gitu mas?ngmg sama mas dewo sendiri?'
'Hehe enggak lah,ngmg sama pakdemu(pemilik kos mas dewo) ,mas denger pas bapak kamu mampir ke rumah pakde'
'Ck,jadi gitu...'
'Berita itu lalu nyebar kemana mana sampe jeng2 salon itu denger'
'Dih bapak kok gitu seh'
'Memang harusnya gitu dik,tindakan bapak adik udah bener,bapak gak mau kamu ketularan....seperti mereka'
'Ketularan apa?apa mas?gak usah sok tau!'
'Bu..bukanya gitu dik...mas cuma..'
'Akh udahlah mas dewo mana ngerti perasaan kami'
Aku lalu marah pada bapak.First time merasa kesal sama bapak.Sempat bilang mau berenti belajar ngaji dipondok.Waktu itu aku sempat lihat tatapan sedih bapak kepadaku.Aku nyaris aja luluh dengan tatapan itu.Tapi egoku lebih besar.Aku gak suka bapak tiriku mencampuri urusan pribadiku.Dan untuk pertama kalinya,ibu dan mbak ku,ikut menasehatiku soal ini.
'Le(panggilan untuk anak lelaki),bue bukanya mau membatasi pergaulan kamu,tapi bapak mu bener le masukin kamu buat ngaji di pondok,biar kamu ketemu temen2 baru,yang alim alim,biar kamu ketularan alim,sekalian nimba ilmu agama.Kalau kamu bergaul sama mas mas yang kayak mbak mbak di salon itu kamu dapat apa le?kamu malah ketularan jd kayak mereka...'
'Ketularan apa sih bue?apa?jadi bences kayak mereka?'
'Ya..itu maksut bue le..'
'Bue gak ngerti aku!mereka itu temen2 yg baek bue!mereka yg pling memahami aku!'
'Memahami kamu karna sesama banci kan dik?!' (Mbak ku ikut nyamber).
Sedih....pake banget.Bertahun tahun hidup seatap,membagi apapun bersama,baru kali ini mbak ku ngatain aku banci...Mbak yang sangat kusayang.Aku langsung masuk kamar dengan banting pintu keras sebelumnya.Tangisku pecah di atas bantal.Rasanya begitu sakit dihakimi seperti tadi.Setelah puas nangis,aku lalu menelepon mas indro.Aku tumpahkan segala sesakku kepadanya.
'Maap ya rain,kamu jadi begini karna bergaul sama kami..sedih deh..'
'Apaan dihh seuss aku emang begini dari lahir kok'
'Enggak cinta,sebelum kamu deket sama akyu dan yg lain kamu itu tampak normal aja,seperti remaja cowok pada umumnya,ya meski kamu itu lembut tp tetep pengaruh pling besar yg bikin kamu makin eksplore diri seperti cewe itu kami rain'
'Aku bukan cewe seus aku tetep cowok,aku toh gak pake rok,gak pinjem make up nya mbak ku,aku cuma cowok biasa yang kebetulan aja karakternya lembut cem cewe'
'Dan suka nya juga sama cowo,em?'
'Kalo itu sih...'
'Apose?tetep aja belok say'
'Terus aku harus gimana seus?aku gak mau dilarang gaul sama kalian'
'Sst sayangku cakep ku kamu lebih baik belajar yg rajin di pondok yaaa,biar besok jadi pendakwah heheee'
'Dihhh seuss aku maunya jadi make up artis'
'Huahaha tuh kan emang bnr bapak kamu itu masukin ke pesantren,banyakan gaul sama eyke kamu jd makin parahh,udah sana ngajiii'
'Ikhh seuss aku kangeenn'
'Miss u too baby,tp mas indro lebih seneng kalau kamu jd anak baik,jadi cowok sejati,ya sayang y
'Hikss...'
'Cupcup...'
Aku mogok ngaji beberapa hari.Aku diamin semua yg dirumah.Aku gak gubris mbak yang sampe nangis minta maaf kepadaku.Sakit mbaak sakitt.Tapi setelah hampir seminggu aku gak kepondok,i feel missing kang adam so much! Damn.
Jan syedih kk aku disini untukmu *nari nari ala cherybell sangkyu kk udh main ke blog ku
Server nya mungkin kk,aku buka forum via opmin gak kebuka buka,puffin apalagi