BoyzForum! BoyzForum! - forum gay Indonesia www.boyzforum.com

Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Selamat datang di situs Boyzforum yang diarsipkan oleh Queer Indonesia Archive. Forum untuk komunitas gay Indonesia yang populer ini didirikan pada tahun 2003, dan ditutup pada tanggal 15 Desember 2020.

Forum ini diabadikan untuk kepentingan sejarah. Tidak akan ada konten baru di forum ini. Silakan menikmati forum ini sebagai potongan dari sejarah queer Indonesia.

Should i stay or leave ?

24

Comments

  • slapi wrote: »
    "saya tau dan bisa merasakan that he really loves me. Tidak ada keraguan sama sekali."

    Sebelum saya langsung mengambil kesimpulan, boleh tau apa saja yg bisa bikin kamu tidak ragu dia beneran cinta kamu? Sikap, pengorbanan, usaha dia, selain cuman rasa-rasa gitu.

    Hi slapy! Terimakasih feedbacknya :)
    Seperti yang saya bales di atas ,saya kan mahasiswa dan dia sekrang lg ada temporary job,setahun hidup bersama memang saya bisa ngerasain dia selalu ada buat saya ketika saya senang dan sedih , selalu siap buat demgerin semua cerita saya, penyemangat saya setiap hari belajar , kita bener2 berbagi suka dan duka bareng . Semuanya bener2 perfect kecuali dia yang ga mau ada kontak seks saja , dan hari ini yang saya akhirnya tau dia ke gay sauna itu memang ga nyangka dia bohongin saya
  • Wkwkwk maaf jika kasar. Tidak ada orang di sini yang bisa memberi tahu mu ada apa dengan dia. Menurut ku hanya tanya dia km bakal tau. Udah tanya baik baik, tapi dia gak mau ngomong, berarti ngapain kalian setahun ini? Fwb aja kali ya? Hubungan yang sehat sih menurut ku Udah gak ada trust issue kayak gitu. Kalau masih ada. Mungkin perlu di pertanyakan.
  • Sudah dibicarakan langsung ttg kamu pergokin dia ke gay sauna? Coba deh ditanya langsung kenapa dia bohong. Siapa tau ada peluang kamu dapat jawaban. Kalau dia kelewat defensif dan emosi mungkin jadi dia yg kesal dan pergi tanpa jawaban. Tapi bisa juga akhirnya ngasih tau kenapa dia ga mau berhubungan seks dengan kamu. Yah orang mungkin punya aturan2 mainnya masing2. Siapa tau dia juga begitu. Atau simply mungkin dia sahabat yang baik saja yg ada saat suka duka, tapi bukan partner yg lebih dari itu.
  • Just quick question - apa dia chip in untuk biaya hidup sehari2?

    Apa dia ikut bayar some portion dari apartment rent, bayar belanjaan/groceries, bayar listrik, air atau utilities bulanan lain?

    Kalau IYA - stop being delusional. He cares about you but he doesn't love you. You're just a roommate for him. Take it as it is. Start looking for another guy with whom you can have a REAL relationship with.

    Kalau NGGAK - you're royally screwed even though you've never been. Pull the welcome rug from under him and kick him out. He's a grown man who should be able to survive on his own.

    Sorry kalau saya terlalu blunt, tapi saya nggak ngerti kenapa masih ada orang educated dan with a good life like you mau membohongi diri sendiri hanya demi being in a relationship - dan dengan a loser like that.
    You deserve a better life than this, and should start looking for a real relationship.
  • slapi wrote: »
    Sudah dibicarakan langsung ttg kamu pergokin dia ke gay sauna? Coba deh ditanya langsung kenapa dia bohong. Siapa tau ada peluang kamu dapat jawaban. Kalau dia kelewat defensif dan emosi mungkin jadi dia yg kesal dan pergi tanpa jawaban. Tapi bisa juga akhirnya ngasih tau kenapa dia ga mau berhubungan seks dengan kamu. Yah orang mungkin punya aturan2 mainnya masing2. Siapa tau dia juga begitu. Atau simply mungkin dia sahabat yang baik saja yg ada saat suka duka, tapi bukan partner yg lebih dari itu.

    Hm saya rasa cerita ke dia langsung masalah sauna is totally not a good idea, karena dia tipikal orang yg defensif dan emosian bgt , jadi kalau saya bahas masalah ini sudah dipastikan dia bakalan pergi ninggalin saya . Malem ini ketika dia pulang saya cuma dinging dan ga banyak ngomong , saya ga tau dia ngerasa bersalah sama diri sendiri atau apa, dia tanya kenapa saya sudah tiduran jam segini ? Saya bilang ngantuk , dan doi juga ikutan tidur dan peluk sambil liatin saya. Saya bisa liat matanya merah pulang dr sauna.
  • sinjai wrote: »
    Wkwkwk maaf jika kasar. Tidak ada orang di sini yang bisa memberi tahu mu ada apa dengan dia. Menurut ku hanya tanya dia km bakal tau. Udah tanya baik baik, tapi dia gak mau ngomong, berarti ngapain kalian setahun ini? Fwb aja kali ya? Hubungan yang sehat sih menurut ku Udah gak ada trust issue kayak gitu. Kalau masih ada. Mungkin perlu di pertanyakan.

    Haha santai saja,i am okay dengan semua komen dan kritik :) berani post disini berarti harus berani terima feedback apa saja :)
    Terimkasih sinjai :)
  • Adrian69 wrote: »
    Just quick question - apa dia chip in untuk biaya hidup sehari2?

    Apa dia ikut bayar some portion dari apartment rent, bayar belanjaan/groceries, bayar listrik, air atau utilities bulanan lain?

    Kalau IYA - stop being delusional. He cares about you but he doesn't love you. You're just a roommate for him. Take it as it is. Start looking for another guy with whom you can have a REAL relationship with.

    Kalau NGGAK - you're royally screwed even though you've never been. Pull the welcome rug from under him and kick him out. He's a grown man who should be able to survive on his own.

    Sorry kalau saya terlalu blunt, tapi saya nggak ngerti kenapa masih ada orang educated dan with a good life like you mau membohongi diri sendiri hanya demi being in a relationship - dan dengan a loser like that.
    You deserve a better life than this, and should start looking for a real relationship.

    Hi Adrian ,
    Terimakasih ya feedbacknya :)

    Sebenarnya kita masih mahasiwa,tapi karena dia sedang ada masalah keluarga jadi setahun ini doi mutusin buat pergi dari rumah dan cuti kuliah dulu, jadi sekarang dia lagi ada temporary job dulu sampai nanti semester depan mgelanjutin kuliahnya .Regarding biaya apartment/utilities sebenarnya memang dari dulu sebelum saya kenal dia sudah di bayarkan oleh org tua saya buat keperluan kuliah saya disini. As a student kadang kan allowance dari org tua juga pas-pasan, sementara dia sudah bekerja tp honestly dia loyal banget kalau masalah uang, last time on my bday dia juga rela spent all of his salery traktir saya travelling . I still have no idea apakah dia bener-bener mau mamfaatin saya saja? Karena kalau dia mau dia bisa saja pulang/ bayar rent sendiri dan pindah krna gajinya juga lumayan . Tapi balik ke masalahnya lagi , sebenarnya saya ga merasa ada masalah dengan uang/room . Saya bisa ngerasain that actually he really loves me , dari cara dia yg selalu ada buat saya di saat suka dan duka .

    Kadang saya merasa mungkin dia sedang rindu dengan kebebasan, sebelum pacaran dengan saya dia selalu aktif di berbagai gay apps /visit gay sauna / hook up . Tapi setelah setahun kita pacaran dia bener" udah hapus . I did my best go to gym, take care of my body and behaviour to make him comfortable with me , tapi tetap saja mungkin saya tidak ada sex appeal sama sekali buat dia , dan yang buat saya sedih , dia yang gak pernah berhubungan seks dengan saya sama sekali malah sore ini dia ke sauna cari fun dengan orang lain .

  • direla relain ngejim tapi gak diicip juga :D
  • Hmmm Penasaran sama kelanjutannya, Update terus ya titip mentionnya juga
  • Mungkin ngga kalo dia hiv positif? Dan karena dia sayang sama kamu. Dia ngga mau melakukan hubungan yang lbh beresiko. Tapi dia juga ngga berani ngomong takut kamunya gantian pergi.
  • Drama bingit yes pikiran gueh.
  • Entah lah... gue kepikiran sama masalah dengan keluarga, dia discreet kah?? atau emang ada sesuatu dengan kesehatan?? Ini pertama dia pacaran??
  • mungkin ini ulah Jon, Jonson. #abaikan spoiler ini

    Did he really loves you? What kind of love? Was there another kind of love eh?

    Curcol dikit :T,
    Aku ada seseorang yang aku sayangi, tapi aku gak mau berhubungan sex dengan dia. Andai diajak berhubungan serius tanpa sex mungkin mau sih tapi karena dari aku dan dia juga kemungkinan besar butuh sex, aku gak mau deh jadinya mulai hubungan sama dia(mbelgedhes tenan yo).

    Alasan aku gak tertarik secara seksual dengan dia? Tidak bisa dipungkiri sih fisik berpengaruh, kemudian ikatan emosional, terus gak enak hati dan sungkan saja ketika udah kenal dengan akrab seperti saudara jadi nyambung ke sex. Jadi andai suatu hari badannya Jadi tipeku aku belum tentu mau juga. (Jadi saudara zone gitu, haha)

    Kok bisa gini jadinya, dulu ketika mulai komitmen menjalin hubungan kontraknya kesepakatannya gimana?
  • aladine12 wrote: »
    Adrian69 wrote: »
    Just quick question - apa dia chip in untuk biaya hidup sehari2?
    Apa dia ikut bayar some portion dari apartment rent, bayar belanjaan/groceries, bayar listrik, air atau utilities bulanan lain?
    Regarding biaya apartment/utilities sebenarnya memang dari dulu sebelum saya kenal dia sudah di bayarkan oleh org tua saya buat keperluan kuliah saya disini. As a student kadang kan allowance dari org tua juga pas-pasan, sementara dia sudah bekerja tp honestly dia loyal banget kalau masalah uang, last time on my bday dia juga rela spent all of his salery traktir saya travelling .
    Well saya cuma ask apa dia ikut bayar apartment utilities dan monthly cost of living. Saya cuma berharap jawaban simple saja - ya atau tidak.
    Dari jawaban yang muter2 menghindar2 saya asumsikan bahwa dia tidak bayar apa2 untuk hidup bulanan.
    Dan kalau dia spent salary buat your birthday - hmmm it's only once a year. And it is a favor, a one-time gift, to compensate his sharing your apartment, bukan tanda cinta.
    Dan kedua jawaban ini bilang bahwa anything regarding him, you used your emotion to do the thinking. One gift doesn't mean a commitment.

    [/quote] I still have no idea apakah dia bener-bener mau mamfaatin saya saja? Karena kalau dia mau dia bisa saja pulang/ bayar rent sendiri dan pindah krna gajinya juga lumayan . Tapi balik ke masalahnya lagi , sebenarnya saya ga merasa ada masalah dengan uang/room . Saya bisa ngerasain that actually he really loves me , dari cara dia yg selalu ada buat saya di saat suka dan duka [/quote]

    Itu perasaan kamu..... Apa dia merasakan hal yang sama?
    Kalau bener dia merasakan hal yang sama - dia gak bakalan ke sauna untuk hookup dengan orang lain.
    Ya sudah jelas dia ada buat kamu saat suka dan duka. Dia tinggal sama kamu - dia nggak punya tempat tinggal lain. Makanya dia ada terus.

    Kamu tidak merasa ada masalah dengan uang / room? oh sudah jelas juga.
    Apartment dan uang untuk biaya hidup kamu dikasih orang tua. Kamu tidak harus merasakan beratnya bekerja untuk hidup kamu.
    Kalau kamu harus bekerja untuk membayar biaya hidup kamu sendiri, you will be singing a different song.

    Dari sini yang saya lihat, kamu yang head over heels in love sama dia, sedangkan dia gak ada perasaan apa2 - dia cuma manfaatin kamu.
    Gak apa2lah dipeluk2 dikit dan dicium2 dikit. Yang penting dapet apartment gratis.

    Coba bikin test case. Bilangin bahwa ortu kamu kick you out dan mau menyetop semua rent dan utilities dan allowances kecuali uang kuliah, dan kamu berdua harus cari tempat sendiri.
    Tapi kali ini dia yang mesti bayar apartment, dan kamu yang akan numpang hidup sama dia, chip in buat bayar apartment - itu juga kalau kamu dapet kerja.
    Mau nggak dia accommodate kamu? Jawabannya akan define, apakah dia emang bener2 ada perasaan sama kamu.
  • Leave him.

    Alasanya? Banyak point yg udah dijelasin member2 lain diatas gw.

    So, just leave him.

    Kecuali klo elu emang pengen ngedram dimari, ya lanjutin aja ama dia.
Sign In or Register to comment.