BoyzForum! BoyzForum! - forum gay Indonesia www.boyzforum.com

Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Selamat datang di situs Boyzforum yang diarsipkan oleh Queer Indonesia Archive. Forum untuk komunitas gay Indonesia yang populer ini didirikan pada tahun 2003, dan ditutup pada tanggal 15 Desember 2020.

Forum ini diabadikan untuk kepentingan sejarah. Tidak akan ada konten baru di forum ini. Silakan menikmati forum ini sebagai potongan dari sejarah queer Indonesia.

Menjadi Gay identik dengan Munafik?

edited May 2016 in BoyzStyle
Lagi rame - ramenya kasus SJ sama IB dibarengi makin kontrasnya LGBT menyuarakan hak ke publik. gak sengaja nemu juga artikel dari k*mpasiana yang membahas tentang keegoisan kaum LGBT vs kekolotan kaum heteroseksual. link artikelnya ada dibawah ini :

http://www.k*mpasiana.com/fachat/lgbt-liberalis-terlalu-naif-heteroseksual-banyak-yang-ekstrimis_572429090123bdca1b2c7be4
(karakter * diganti dengan huruf o)

Tapi threat saya gak ada sangkut pautnya sama inti dari yang dibahas diartikel tersebut, namun ada yang menarik ama salah satu bahasan yang ada di artikel itu, mengenai gay dan munafik.

Pernah gak kalian ngalamin diposisi terdesak yang mengharuskan kalian menjadi orang yang cenderung munafik atau istilah tepatnya apalah ya gak tau... jadi semisal kalian (khusus buat gay yang belum coming out) ada diantara temen - temen kalian yang hetero, eh... gak taunya mereka sedang membahas masalah LGBT yang cenderung menjelek - jelekan, terus gimana cara kalian mengontrol ekspresi kalian agar gak kelihatan seperti orang yang lagi gelisah? atau malah kalian biasa aja gak ambil pusing? Permesalahannya belum selesai disitu saja, tiba - tiba kalian dimintai pendapatnya mengenai topik yang sedang mereka bahas sedang posisi kalian sudah terkunci gak bisa menghindar, dilihat dari kondisi mereka semua sepertinya seolah - olah satu suara yaitu "jijay" (haha... nista banget ya :D) sama yang namanya LGBT, pokoknya posisinya kalian itu mau gak mau, suka gak suka harus seolah - olah menjadi orang yang homofobia munafik banget lah sama jati diri sendiri,..

«1

Comments

  • Lebih memilih diam takut-takut salah bicara, Atau engga cuma ketawa-ketawa sambil bilang "Anjirr" :"v
  • edited May 2016
    -
  • @Soshified kalo aku gak pinter ngolah ekspresi muka sibuk main hp :tired_face:
  • kalo mereka (my friends, my squad, my fams, my genks) jelek-jelekin LGBT ato ngasih pendapat soal isu itu
    lebih ke diam dan mendengarkan, tidak berusaha untuk ikut-ikut memunafikkan diri membenci LGBT
    dan diam-diam memperbaiki diri supaya tidak menjadi seperti yang mereka katakan
  • Itu jga yg d tkutin klo ngmpul ma tmen skrang. Ap lgi smpe d ejek gay. Gax tw expresiku bklan gmn. Haha
  • itu yg slalu aku pikirkan ttng gay,
  • Biasa aja.. Kalau konteks nya bercanda ya ikut di bencandain... Kalau bahasan serius ya kasih pendapatan sediplomatis mungkin.. Kalau terlalu paranoid orang malah aneh liatnya
  • Diem biasanya, atau ikt ketawa2 aja... Dan berdoa moga mereka g ngeliat gesturku, ekspresi, tingkah dll.. "Act natural, act natural" gitu dlm hati, jgn sampe kelihatan gelisahnya..
  • imannuel wrote: »
    @Soshified kalo aku gak pinter ngolah ekspresi muka sibuk main hp :tired_face:

    Yes, kadang gini jg...
  • tergantung lagi ngomonginnya gimana, respon yang pernah keluar:

    "wow... masa sih?"
    "njir... berani banget.."
    "itu mah dasarnya dia aja pedopil.."
  • Klo gw org yg kenal, maka gw bakal.melawan,klo cara pandang mereka ga bener. Klo perlu gw terror. Ah ya, gw sesadis itu.

    Tp klo ama org ya cumak kenal2 anjing ato bahkan ga kenal, gw diem, soale dijelasin juga percuma, gapenting.

    Syukurnya gaperna denger org yg gw knal jelek2in lgbt palagi mpe bilang munafik.
  • Menjadi gay identik dengan munafik?

    Tidak kok.



    Berhubung aku orangnya ga bisa berdebat, ya sudah,kalau orang nanya sesuatu ya aku jawab semampuku. Terserah mereka mau percaya atau tidak, itu bukan urusanku.
    Yang penting tidak saling menggangunaja aja sih. Itu dsh lebih dari cukup
  • Aku lebih sering diam soal itu sekarang.

    Ya walaupun jujur saja sih pas masa denial masih kuat dulu aku termasuk munafik.

    Pas masa SMA, masa masih takut soal ginian, diadd orang di FB, tiba-tiba chat ajak kenalan. Ramah sih, bilang aku manis lagi, tapi semasa itu denial dan beneran homophobe, jadi aku blokir dia langsung. Andai masih bisa interaksi, pengen minta maaf.

    Lalu setiap kali ada yang tanya pendapat cowok itu ganteng apa nggak, aku dulu sering bilang gak bisa nilai takut dibilang homo lah atau apalah.

    Sejak setahun terakhir berubah drastis. Seperti yang aku bilang di awal tadi. Aku lebih milih diam.
  • kasih tau ke temen2 klo gay juga banyak yg berprestasi, ga cuman yg buruk2 aja
    klo ungaitin ma free sex, noh kaum hetero juga banyak yg free sex (bukan berarti ak pro free sex ya)
  • kalo orang yang enggak kenal paling diam mendengar saja ... kalo sama temen responnya sama dengan yang diatas ...
Sign In or Register to comment.