BoyzForum! BoyzForum! - forum gay Indonesia www.boyzforum.com

Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Selamat datang di situs Boyzforum yang diarsipkan oleh Queer Indonesia Archive. Forum untuk komunitas gay Indonesia yang populer ini didirikan pada tahun 2003, dan ditutup pada tanggal 15 Desember 2020.

Forum ini diabadikan untuk kepentingan sejarah. Tidak akan ada konten baru di forum ini. Silakan menikmati forum ini sebagai potongan dari sejarah queer Indonesia.

LECTURER AND TEACHER

BTW. Aku mau tanya nih sama anak bf, apa sih perbedaan antara guru dan dosen? (Jgn ada yang jawab dosen itu di PT dan guru itu SMA kebawah ya ngajarnya).
Soalnya, aku tertarik juga menjadi seorang dosen, tapi, aku bingung.
And then, masalah gaji nih, berapa sih gaji seorang dosen? Dan jelasin mengenai gimana proses menjadi seorang dosen itu!
Thanks in advance.

Comments

  • Dosen ya guru, cuma yg diajar bukan siswa, tapi mahasiswa, itu cuma sebutan aja yg beda.

    Gaji?
    Beda2, tergantung kampusnya.
    Prosesnya ya kyak proses cari kerja lain, melamar, test, diterima ato ditolak

  • Dosen ya guru, cuma yg diajar bukan siswa, tapi mahasiswa, itu cuma sebutan aja yg beda.

    Gaji?
    Beda2, tergantung kampusnya.
    Prosesnya ya kyak proses cari kerja lain, melamar, test, diterima ato ditolak
    Dari bbrapa artikel yang aku baca, distu ada perbedaan nya diantaranya adalah tentang tugas pokok dari dosen dan guru yang berbeda. Kalau dosen juga harus melakukan penelitian tertentu untuk naik pangkat ya? Benar kah?
  • Dosen ya guru, cuma yg diajar bukan siswa, tapi mahasiswa, itu cuma sebutan aja yg beda.

    Gaji?
    Beda2, tergantung kampusnya.
    Prosesnya ya kyak proses cari kerja lain, melamar, test, diterima ato ditolak
    Dari bbrapa artikel yang aku baca, distu ada perbedaan nya diantaranya adalah tentang tugas pokok dari dosen dan guru yang berbeda. Kalau dosen juga harus melakukan penelitian tertentu untuk naik pangkat ya? Benar kah?


    bener buat dosen yg ngajar di perguruan tinggi negeri. dan dosen pns
  • linier antara s1 s2. Imo.
  • Kalo di kampus gw dulu, biasanya yg jadi dosen itu orang2 yg semasa kuliah aktif di bidang akademik, jadi asprak ato asdos. Setahu gw, mereka gk ada tes buat jd dosen sih, karena mungkin ada hubungan personal antara dosen sama calon dosen, misal sang dosen tahu kinerja dan prestasi dia dalam mengajar kaya gimana, jadi mereka dipercaya sebagai asisten mereka. Setelah lulus, biasanya mereka cari2 beasiswa ke luar negeri buat lanjutin S2 sesuai bidang akademik yg dijalani, misal pas di kampus dia jadi asdos mikrobilogi maka dia akan ngambil jurusan yg sama untuk memperdalam ilmu dan pengeyahuannya di bidang tersebut . Dan setelah lulus balik ke kampus jadi dosen muda dan ngelanjutin ngajar jadi dosen.

    Kl soal gaji, karena kampus gw BHMN dan status dosen nya adalah PNS, jd kl mau jd PNS harus ikut tes PNS ato kalo gk nunggu pengangkatan (biasanya lama). Jadi gaji ngikutin gaji PNS, mau naik gaji harus naik golongan, mau naik golongan harus naik juga gelarnya, mau dapat gelar yg lebih tinggi ya harus sekolah lg dan penelitian dulu dan lulus. Begitu seterusnya.
    Cuma biasanya, dosen2 di kampus gw kebanyakan gk ngandelin gaji mereka sebagai dosen. Lebih ke proyek2 kerjasama yang mereka lakukan dengan pemerintah, lembaga, perusahaan ataupun PT luar negeri. Dari situ mereka dapat duit yg jauh lebih gede. Dan sebagaian jg proyek2 tersebut jadi jalan mereka buat raih gelar professor dengan ide dan pemikiran mereka tentang suatu hal yg sebelumnya belum pernah ada ataupun dilakukan.
  • lea wrote: »
    Kalo di kampus gw dulu, biasanya yg jadi dosen itu orang2 yg semasa kuliah aktif di bidang akademik, jadi asprak ato asdos. Setahu gw, mereka gk ada tes buat jd dosen sih, karena mungkin ada hubungan personal antara dosen sama calon dosen, misal sang dosen tahu kinerja dan prestasi dia dalam mengajar kaya gimana, jadi mereka dipercaya sebagai asisten mereka. Setelah lulus, biasanya mereka cari2 beasiswa ke luar negeri buat lanjutin S2 sesuai bidang akademik yg dijalani, misal pas di kampus dia jadi asdos mikrobilogi maka dia akan ngambil jurusan yg sama untuk memperdalam ilmu dan pengeyahuannya di bidang tersebut . Dan setelah lulus balik ke kampus jadi dosen muda dan ngelanjutin ngajar jadi dosen.

    Kl soal gaji, karena kampus gw BHMN dan status dosen nya adalah PNS, jd kl mau jd PNS harus ikut tes PNS ato kalo gk nunggu pengangkatan (biasanya lama). Jadi gaji ngikutin gaji PNS, mau naik gaji harus naik golongan, mau naik golongan harus naik juga gelarnya, mau dapat gelar yg lebih tinggi ya harus sekolah lg dan penelitian dulu dan lulus. Begitu seterusnya.
    Cuma biasanya, dosen2 di kampus gw kebanyakan gk ngandelin gaji mereka sebagai dosen. Lebih ke proyek2 kerjasama yang mereka lakukan dengan pemerintah, lembaga, perusahaan ataupun PT luar negeri. Dari situ mereka dapat duit yg jauh lebih gede. Dan sebagaian jg proyek2 tersebut jadi jalan mereka buat raih gelar professor dengan ide dan pemikiran mereka tentang suatu hal yg sebelumnya belum pernah ada ataupun dilakukan.

    Lengkap sudah, terima kasih :)
  • sinjai wrote: »
    linier antara s1 s2. Imo.

    hahha iya jangan salah jurusan gt yakk
  • lea is bekkkkkkkk
  • guru= digugu lan ditiru
    dosen= dolanan absen
  • rigil wrote: »
    guru= digugu lan ditiru
    dosen= dolanan absen

    HAHHAHAH ada dendam pribadi nih kayaknya *hmmm
  • Dosen itu harus mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tunggi:

    1. kegiatan belajar mengajar
    2. Penelitian
    3. Pengabdian Masyarakat

    nah, poin ke 2 n 3 itu gak wajib di guru..

    kalo emang minat jadi dosen, jgn karena gajinya.. tapi ikhlas menekuni Tri Dharma nya..
    yang jelas, kamu gak akan miskin tapi juga gak super kaya kalo jadi dosen..
  • hananta wrote: »
    Dosen itu harus mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tunggi:

    1. kegiatan belajar mengajar
    2. Penelitian
    3. Pengabdian Masyarakat

    nah, poin ke 2 n 3 itu gak wajib di guru..

    kalo emang minat jadi dosen, jgn karena gajinya.. tapi ikhlas menekuni Tri Dharma nya..
    yang jelas, kamu gak akan miskin tapi juga gak super kaya kalo jadi dosen..

    Thanks a lot! Dan sepertinya yang km bilang ALL RIGHT AT ALL!
Sign In or Register to comment.