BoyzForum! BoyzForum! - forum gay Indonesia www.boyzforum.com

Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Selamat datang di situs Boyzforum yang diarsipkan oleh Queer Indonesia Archive. Forum untuk komunitas gay Indonesia yang populer ini didirikan pada tahun 2003, dan ditutup pada tanggal 15 Desember 2020.

Forum ini diabadikan untuk kepentingan sejarah. Tidak akan ada konten baru di forum ini. Silakan menikmati forum ini sebagai potongan dari sejarah queer Indonesia.

Transphobic diantara kaum LGBT

Hi teman-teman

Gw bingung aja nih, kenapa banyak gay yg benci sama waria padahal si Warianya ga ngapa2in. Gw bukan waria tapi gw kesel aja. Dari pengalaman pribadi sendiri gw inget waktu itu gw sama temen2 gw lagi makan di pinggir jalan, terus dari kejauhan terdengar pengamen waria. Waktu itu kami ber tiga, 2 diantara temen gw malah kabur, takut katanya, ada yang bilang geli.

Kok bisa begitu ya? emang kalo lu gay dan berpenampilan heteronormatif hidup lu lebih baik dari waria-waria? Waria-waria banyak yang mangkal di jalan kan karena kesempatan kerja yang bener2 sempit buat mereka dan mereka mencoba bertahan hidup.

gw pengen tau pendapat temen-temen disini, ataupun pengalamannya tentang Transphobic baik itu pengakuan kalo emang ada rasa ga nyaman terhadap kaum waria atau pun pengalaman menyaksikan kejadian buruk terhadap waria.
«1

Comments

  • edited January 2016
    A lot of guy (((even gays))) are very insecure about their masculinity to the point they think if they feel comfortable around trans then they will automatically become one.
  • I do not know what comments should be clear, so it better myself
  • edited January 2016
    Sori nih kalo komen panjang tapi ga mutu. Hehe.
    Dulu gue juga suka menganggap waria itu buruk. Tapi, seiring berjalannya waktu, pengetahuan yang bertambah, dan empati yang muncul karena gue semakin menerima diri gue sendiri. Ketakutan dan rasa resah saat ada di dekat waria atau saat waria mendekati gue, semuanya terasa biasa aja.

    Ya setuju sama TS. Mayoritas mereka kerja sebagai pengamen atau pelacur memang disebabkan dengan peluang kerja yang sangat minim buat mereka. Apalagi buat mereka yang kemampuannya kurang terasah. Karena beberapa manusia memang memilih cara yang instan, yang penting bisa terus nyambung hidup.

    Nah, kalo tanggapan untuk orang-orang yang nggak suka sama waria. Takut, risih, bahkan benci. Gue nggak bisa banyak berkomentar. Orang hidup, dengan cara dan pandangan hidup mereka masing-masing.
  • Begitulah sifat para gay manusia
  • Klau gue sich biasa aja ya..
    Zaman sekarang dmana mna juga ada waria.
    Apalagi bagi pelaku seni didaerah..
    :blush:
  • edited January 2016
    9f122c233b2984e4796e4ae3d2e739.jpg

    Dia salah satu waria penyanyi organ tunggal didaerah kami... dan dengan jam terbang yang tinggi mungkin @Septra_Kisaran kenal? Hehehhe
  • YourSenpai wrote: »
    A lot of guy (((even gays))) are very insecure about their masculinity to the point they think if they feel comfortable around trans then they will automatically become one.

    w setuju dengan statement yoursenpai, banyak yang menganggap dengan mengakui keberadaan atau menerima bencong/waria, maka orang tersebut akan menjadi bencong. di kalangan gay juga begitu, banyak yang ga mau deket2 bencong karena mereka menganggap kalo deket2 bencong, mereka juga bakal keliatan jadi bencong.. mereka ga mau hal itu, karena mereka sangat menjungung nilai menli (ngaku menli tapi ngondek, banyak)

    beda lagi, ada yang ga suka dengan bencong karena orangnya berisik, omongannya bukan ke arah lucu dan menyenangkan, tapi ke arah banyak bacot dan menjijikkan
  • kalo saya pribadi nih..
    sama waria yg di salon, di butique, atau semacamnya mah gak masalah..

    cuma, kalo sama yg ngamen di jalanan itu bukannya gak suka atau menjelekan mereka.. tapi saya pribadi ngeri.. beneran deh..

    pernah liat temen dicium waria, pernah liat sesama waria ribut udh ngalahin preman sampe bawa" pisau, sering liat waria abis ngamen melakukan hal-hal tidak senonoh seperti meraba atau bahkan meremas selangkangan pria yg (mungkin) menurut dia mempesona, pernah juga ada yg gak ngasih duit abis dia ngamen, terus dikejar-kejar sampai dilemparin sepatu si waria tersebut..

    nah, disitu saya jadi takut kalo ketemu waria. takut hal-hal tersebut menimpa saya..
  • @panb lo di omongin nih wkwkwkw piss beb.
  • Kalau sekedar ngobrol2 dipinggir jalan.. sepertinya biasa aja deh..
  • byk juga waria yg kasar soalnya,, rigil termsk yg geli liat waria,takut juga.gk tau knp?
  • geli sih jujur aja, sama pakeannya ngejreng, tapi kalok cowok ngondek aku nggak masalah asal masih pakek baju cowok...
  • Iya.

    Waria itu mengundang empati, tapi juga agak2 nyeremin.
  • Kalo gua geli plus pernah ngalamin hal ga mengenakkan ama waria,

    Udah itu aja
  • Jujur aku ngeri, atau mungkin aku gak suka atau merasa awkward sama orang yang menarik perhatian dengan cara yang tidak biasa. Jadi gak suka tiba tiba orang orang ikut memandang. (jadi dalam kasus ini, bukan karena waria nya tapi "terlalu menarik perhatian"nya). soal pengalaman buruk, pernah pas mau nyebrang ada waria lewat, eh tiba tiba dia melintir puting ku. Maksud ku, entah apapun atau siapa pun, melakukan body contact seperti itu gak sopan.
Sign In or Register to comment.