BoyzForum! BoyzForum! - forum gay Indonesia www.boyzforum.com

Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Selamat datang di situs Boyzforum yang diarsipkan oleh Queer Indonesia Archive. Forum untuk komunitas gay Indonesia yang populer ini didirikan pada tahun 2003, dan ditutup pada tanggal 15 Desember 2020.

Forum ini diabadikan untuk kepentingan sejarah. Tidak akan ada konten baru di forum ini. Silakan menikmati forum ini sebagai potongan dari sejarah queer Indonesia.

Mitos dan Fakta tentang Mie Instan

edited January 2014 in BoyzRoom
Hay Gays, pasti udah gak asing sama yang namanya mie instan. Bahkan buat kalian yang anak kos, pas uang sudah menipis, mie instan menjadi kawan setia pemberi segala solusi dari kelaparan.

tapi banyak banget mitos-mitos tentang mie instan yang menakutkan. Nah, ini ada Prof.Dr.F.G.Winarno, mantan Presiden Codex Dunia & Ketua Dewan Pakar PIPIMM (Pusat Informasi Produk Industri Makanan dan Minuman) yang akan menjelaskan tentang mitos dan fakta dari mie instan.

semoga bermanfaat :)

Bahaya+Mie+Instan.jpg

1. Mitos : Mi instan mengandung lilin. Oleh karena itu, ketika dimasak airnya menguning.

Fakta : SALAH. Mi instan tidak menggunakan lilin. Lilin adalah senyawa inert untuk melindungi makanan agar tidak basah dan cepat membusuk. Lilin sebenarnya ada pada makanan alami, spt apet/kubis. Kubis jika dicuci dengan air tidak langsung basah, atau apel yang jika di gosok akan mengilap. Itulah lilin yang memang diciptakan alam

2. Mitos : Mi instan menggunakan bahan pengawet yang berbahaya bagi kesehatan.

Fakta : Dalam proses pembuatannya mi instan menggunakan metode khusus agar lebih awet, namun sama sekali tidak berbahaya. Seperti yang telah dijelaskan di atas, salah satu cara pengawetan mi instan adalah deep frying yang bisa menekan rendah kadar air(sekitar 5%). Metode lain adalah air hot drying (pengeringan dengan udara panas). Inilah yang membuat mi instan bisa awet hingga 6 bulan. asalkan kemasannya terlndung secara sempurna. Kadar air yang sangat minim ini, tidak memungkinkan bakteri pembusuk hidup apalagi berkembang biak. Malah mi instan tidak beraroma tengik serta tidak menggumpal basah. Langkah terakhir untuk memastikan mi instant layak konsumsi adalah perhatikan dengan seksama tanggal kadaluarsanya

3. Mitos : Metode dua air terpisah adalah cara terbaik memasak mi

Fakta : Justru air rebusan mi pertama yang mengandung kandungan takaroten yang tinggi. Semua vitamin (dari minyak dan bumbu) yang larut dalam air terdapat dalam air rebusan pertama ketika memasak mi. Apabila air rebusan di ganti dengan air matang baru, semua vitaminnya menghilang. Selain itu, minyaklah yang membuat mi (atau makanan lain) lebih enak. Jadi air rebusan pertama tidak perlu dibuang. Dan kandungan betakaroten juga tecoferol dalam minyak sangat berguna memenuhi kebutuhan gizi

4. Mitos : Penggunaan styrofoam berbahaya bagi kesehatan, apalagi jika styrofoam terkena air panas, seperti ketika memasak mi instan dalam cup.

Fakta : Styrofoam untuk mi instan cup terbukti aman di gunakan, karena telah melewati standar BPOM ( Badan Pengawas Obat dan Makanan. Cup yang dipakai mi instan adalah styrofoam khusus untuk makanan. ia memang bisa menyerap panas, ini terbukti setelah di seduh air panas, tidak terasa panas di tangan ketika dipegang. Tetapi karena proses pressingnya memenuhi standar, tidak menyebabkan molekul styrofoam larut (rontok) bersama mi instan yang di seduh air panas. Jadi, jika selama ini khawatir dengan mi instan menempel pada cupnya ketika di seduh air panas, sematamata disebabkan tingginya kadar minyak dalam mi (sekitar 20%). Desain pun dibuat berbeda yaitu dengan menambahkan gerigi dibagian atas cup, sehingga tak langsung panas di tangan. Selain itu, expandable polysteren yang di gunakan mi instan cp telah melewati penelitan BPOM dan Japan Environment Agency sehingga memenuhi syarat untuk mengemas produk pangan. Berdasar penelitian tsb, kemasan ini aman digunakan.

5. Mitos : Mi instan kenyal karena bahan bakunya adalah karet.

Fakta : Sama sekali tidak ada bahan karet dalam bahan baku mi instan. Mi instan dibuat dari bahan bahan berkualitas tinggi dan pilihan terbaik seperti tepung terigu yang sudah difotifikasi dengan zat besi, zinc, vitamin B1,B2 dan asam folat. Begitu pula dengan bumbu, yaitu bawang merah, cabe merah, bawang putih, dan rempahrempah. Pembuatannya pun digarap serius. Melewati proses pengeringan yang telah dipaparkan sebelumnya, seperti hot air drying atau deep frying. Karena itulah mi instan kenyal dan tidak mudah putus.

Nb : Hal tepenting yang harus anda perhatikan “Peringatan bagi kita semua bahwa Mie Instan tidak boleh dimasak bersamaan dengan bumbunya karena MSG yang terkandung didalamnya bila dimasak diatas suhu 120°C akan berpotensi menjadi Karsinogen Pembawa Kanker. Perhatikan prosedur penyajian pada bungkus Mie Instan, semua menganjurkan agar masak mie dulu baru ditaburi bumbu atau bumbunya di taruh di mangkok”
«134567

Comments

  • eh,beneran? bukannya Msg-nya emang ga bagus buat tubuh kalo sering dikonsumsi?
  • sebulan sekali makan mie instan itu pun kalo pengen :)
  • @safir kadar MSG di mie instan Indonesia kan udah lolos BPOM, jadi udah aman.. tapi bukan artian jadi makanan utama tiap hari loh yah.. :D

    tapi jujur gue bingung ttg MSG, soalnya belom ada penelitian yang pasti berapa kadar MSG yang bisa menurunkan fungsi otak, CMIIW..
    terus buktinya orang Asia timur yang hampir tiap hari makan mie instan kok tetep pinter-pinter.. :))
  • @hananta, mie instan mereka beda kali han,haha. Tp gue pernah baca juga ada cewek di Inggris yg udah belasan tahun makan mie instan 3x sehari tiap hari tp msh sehat wal'afiat. Gue sendiri sekarang ogah makan mie instan lg gegara mitos2 di atas
  • orang AsTim pinter kan karena mereka emang disiplin, pekerja keras, nah kalo di sini disiplin makan mie instan doang :))
  • safir wrote: »
    @hananta, mie instan mereka beda kali han,haha. Tp gue pernah baca juga ada cewek di Inggris yg udah belasan tahun makan mie instan 3x sehari tiap hari tp msh sehat wal'afiat. Gue sendiri sekarang ogah makan mie instan lg gegara mitos2 di atas

    @safir gak juga kok, gue pernah makan mie instan yang impor dari sana.. malah MSG-nya lebih banyak,, tau soalnya alergi gue kumat abis makan itu.. hahaha
    safir wrote: »
    orang AsTim pinter kan karena mereka emang disiplin, pekerja keras, nah kalo di sini disiplin makan mie instan doang :))

    nah kan,, jadi gak ada korelasi antara mie instan sama kesehatan atau kepintaran.. asal tetep olahraga, disiplin, dan kerja keras.. :)
  • makasih info ny
  • kembali kasih..

    # kata hananta
  • SchatzRidz wrote: »
    makasih info ny

    sama-sama. senang bisa membantu. :)
    safir wrote: »
    kembali kasih..

    # kata hananta

    aw,, jadi @safir sekarang udah jadi juru bicara gue?
    aseeeek
  • Aku tadi awalnya baca mie setan, bukan mie instan -,-
  • lolik wrote: »
    Aku tadi awalnya baca mie setan, bukan mie instan -,-

    @lolik kapan" deh cari yg ttg mie setan
  • Padahal tadi udah deg degan. Loly kan sering banget ke mie setan. Eh sekalinya mie instan :)
  • Mi Instan di sini enak-enak, agak susah untuk nahan diri, harus niat banget baru bisa. Btw, lucu nih: Terjemahan Komik dari Jepang tentang Mie Instan Indonesia http://t.co/P0lVqtz9Db
  • Dibayar berapa tuh professor ama indofood?

  • ok nice info...eniwei indomie goreng iga penyet enak bingits dayumm
Sign In or Register to comment.